Catatanku | Pondok Muslimah | Free Skin 




End oggix.com ShoutBox -->
Widget_logo



Kabarku dari Twitter



    Saturday, April 22, 2006

    Sedikit Tentang Akhwat

    Kumelihat seorang akhwat berjilbab lebar sedang berdiri di tepi jalan sambil bertelepon ria. Dia mirip dengan adik iparku. Kulihat lagi. SubhanAllah. Seorang akhwat manis yang menarik. Dia sedang bertelepon sambil tertawa lebar dan lepas. Sungguh, sebuah tontonan yang menarik dan menyegarkan. Aku berpikir, tentu saja para ikhwan juga berpikiran sama denganku. Kalau tak hati-hati, si ikhwan bisa terpikat hatinya melihat tawa manis sang akhwat. Apalagi kalau bisa mendengar suara tawanya. Sepertinya suaranya juga merdu. Kemungkinan ada yang berkata dalam hatinya, "Akhwat kok ga menahan diri, menjaga izzah, centil begitu." Sang akhwat tentunya tak merasa kalau perbuatannya itu bisa menarik perhatian orang lain. Dia cuma tertawa dengan teman akhwatnya lewat HP. Hmmm....

    Aku teringat kembali suatu keadaan yang berlawanan dengan kondisi akhwat tadi. Seorang akhwat berjilbab lebar yang terlihat serius sehingga seperti marah, cemberut, dan tidak pedulian. Orang-orang di sekitarnya bersungut, nih akhwat dah baca buku 'Jangan Jadi Muslimah Nyebelin' ga ya... Akhwat kok juteks, sangar, dll. Akhwat lain yang tak berjilbab pun berkomentar, "Aku tadi diplototin sama cewek berjilbab, mungkin karena aku ga pakai jilbab ya. Ternyata, cewek2 berjilbab itu orangnya tidak ramah." Padahal akhwat serius tadi ga berpikir tuk ngejutekin orang lain, apalagi sesama muslimah.

    Kadang, aku juga pernah ngalami hal di atas, melakukan sesuatu yang tak kusadari. Begitulah, menjadi seorang akhwat memang susah-susah gampang.

    "Aku adalah pemimpin rumah di pinggiran surga bagi orang yang tidak mau bertengkar mulut meskipun ia benar, pemimpin rumah di bagian tengah surga bagi orang yang tidak mau berdusta meskipun hanya bercanda, dan pemimpin rumah di bagian atas surga bagi orang yang baik budi pekertinya." [Al-Hadist]

    Selalu mencoba menjadi seorang manusia yang lebih baik lagi. Read more at myQuran

    3 Komentar:

    Blogger hanan berkata...

    kak rini, afwan ya evy belum bisa ketemuan nih,payah nih sok sibuk, heheh:D
    btw, iya kak, evy jg pernah posting ttg "akhwat di manapun berada". tapi kadang2 kita jg lupa ya ntar di jalan sering bercanda dengan sesama akhwat jg, atau kadang lupa kelewat batas ketawanya. syukron postingannya. jadi mengingatkan kembali. miss u ukhti. rencananya evy dan anak2 isdn medan mau ketemuan di daerah krakatau, tapi kak rini kan kerja ya, so, kapan2 deh kalo waktunya luang, kita ketemuan, makan2:-" hehehe

    22 April, 2006 22:15  
    Anonymous hanum berkata...

    Iya ya....mungkin saya jg pernah (sering?) khilaf seperti itu :(

    24 April, 2006 09:41  
    Blogger pippip berkata...

    saya tidak pernah...

    26 April, 2006 11:43  

    Post a Comment


    Perilaku Seindah Az-Zahrah


    Free Islamic Blogger Skin



     

    Free Web Counter
    ^semua hak guna rini @ 2007^