Catatanku | Pondok Muslimah | Free Skin 




End oggix.com ShoutBox -->
Widget_logo



Kabarku dari Twitter



    Saturday, May 20, 2006

    Ketika Jodoh Tak Kunjung Datang

    "Kapan nikah?"
    "Kapan nih undangannya datang?"

    **
    pinkWah, pertanyaan seperti itu udah cukup sering kudengar. Wajar juga, belum nikah sih. Ntar kalau udah nikah, pertanyaannya berubah, "Udah hamil? Jangan ditunda-tunda." Hehehe.. ya gitu deh, pertanyaan yang rada 'gimana gitu' seperti itu pasti selalu ada.

    Pertanyaan 'kapan nikah', bukan hanya menjadi pertanyaan bagi orang lain aja, tapi juga masih menjadi misteri bagiku. Aku juga tidak berusaha menunda-nundanya. Memang pernah terlontar kalimat, "aku belum ingin menikah." Kalimat itu terlontar hanya di dunia maya saja. Hanya untuk menghindari tawaran ta'aruf yang datang lewat internet yang umumnya berasal dari luar Sumatera. Tapi, sekarang aku udah kembali ke jalan yang benar kok :P

    Ada pendapat yang mengatakan, semakin bertambahnya umur, semakin bijak dalam memilih calon. Maksudnya, ga terlalu ngotot dan berharap hal yang macam-macam, menginginkan tipe yang spesifik untuk calonnya. Tapi, aku kok berpikir lain. Saat muda, kita dipenuhi oleh darah muda, pilihan calon tidaklah seruwet seperti yang kupikirkan saat ini. Hmm...

    Ingat kalimat Abi Dzaki, "Dengan ikhlas, kita menjadi lebih mudah." Benar adanya.

    Syukron buat pihak-pihak yang udah ikhlas mendoakan agar aku cepat nikah. Juga yang udah berusaha jadi mak comblang. Afwan karena aku masih belum bergeming. Aku tau, somewhere out there, there's one man waiting 4 me (miss you, always). Mungkin seseorang yang belum kukenal saat ini atau sudah. InsyaAllah, segera dia akan datang. Doakan ya.. selalu....

    --When I fall in love it will be forever. InsyaAllah--

    14 Komentar:

    Anonymous Budi berkata...

    Rini pertanyaan itu memang biasa, jangan terlalu dipikirkan. U said "somewhere out there, there's one man waiting 4 me (miss you, always)". Smg cepat terkabul,,dan yang paling penting adalah kesiapan metal..

    21 May, 2006 15:11  
    Anonymous hanum berkata...

    *Pernah kepikiran utk posting ttg ini..tp belum sempet nulisnya. Udah keduluan Rini deh :)
    "Kapan nikah?"...dan sekarang "Udah 'isi' belum?" juga mampir ke saya kok Rin :) Bosen jg sih jawabnya...tp saya ambil posifnya aja : itu tanda mereka perhatian sm kita. Tul gak? :D
    Keep praying...n ikhtiar my sis.

    22 May, 2006 14:14  
    Blogger Irvan Ardiansyah berkata...

    rini, semoga dimudahkan ya.. cepat menikah, punya momongan...

    aza.. aza fighting (katanya ini bahasa korea) :D :D

    22 May, 2006 16:11  
    Blogger rini as berkata...

    @all .. amin
    makasih ya....

    @hanum. Ketemuan yuk hari kamis, 25 mei, di istiqlal ba'da zuhur ..... pengen jumpa nih.....
    Eh, kalau kata temenku. Lebih stress waktu menghadapi pertanyaan 'udah hamil?' daripada 'kapan nikah?' ... bener ga?

    24 May, 2006 05:52  
    Anonymous Anonymous berkata...

    enggak tuch... :P
    mungkin kl udah bertaun nikah tp blm jg ada momongan kerasa stress jg kl ya...

    ---anonymous

    24 May, 2006 09:08  
    Blogger Heru Kurniawan berkata...

    di tanya kapan nikah ?
    jawabnya : InsyaAllah, doakan saja :)
    abis mo jawab apa ? dan yang nanya pastinya udah tau kalo belum menikah bukan keinginan dari diri sendiri, tapi memang waktunya lom tiba :)
    walau ada juga yang memang memilih tuk sendiri, tapi kalo mengaku Islam.. pastinya nggak gitu.. iya kan kk ? :)

    26 May, 2006 10:55  
    Blogger rahmah berkata...

    sabar mba.. ama juga sabar hehehe.. kita sama2 mendoakan yah.. insyaAllah..

    26 May, 2006 11:32  
    Anonymous Anonymous berkata...

    heru kpn menikah dgn rini aisyah? ditunggu kabar baiknya :)

    29 May, 2006 08:48  
    Blogger rini as berkata...

    @di atas... yeee.. ga bosen2nya nih ngegosip mlulu ...

    @all .. amin atas doanya.

    29 May, 2006 11:16  
    Anonymous anonymous only :) berkata...

    rini, awalnya gossip tapi semoga jadi kenyataan.
    amin, semoga rini & heru cepat menikah.

    saling kunjung mengunjugi sudah. so, tunggu apa lagi? :D :D :D

    31 May, 2006 08:45  
    Anonymous ordinary person berkata...

    Barokallohu laka wabaroka 'alayka wajama'a baynakuma fi khoir untuk rini & heru kurniawan

    01 June, 2006 08:34  
    Anonymous Anonymous berkata...

    maaf ya mba, tadi juga aku nanya begitu, tidak dengan maksud loh hehehehehehe

    02 June, 2006 13:08  
    Blogger rini as berkata...

    yang diatas..
    diafwankan kok. ngerti kok ^_*

    02 June, 2006 13:54  
    Anonymous hanan berkata...

    kak rin, insyaAllah evy selalu mendoakanmu my sista, hmm...perbaiki diri menjadi yang terbaik, insyaAllah Allah akan memberi pendamping yang terbaik pula, amin ;)

    15 June, 2006 11:00  

    Post a Comment


    Thursday, May 18, 2006

    Lemahnya Manusia

    Pagi ini rada sedih. :( Kalau sedih biasa apa yang dilakukan? Kalau sedih aku ingat ayat di surah ar-Rahman :
    "Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

    Mulailah flashback dikit2. Aku ingat sebuah puisi yang pernah kubuat :

    ***
    KEHIDUPAN (8 maret 2002)
    Ranting tak berdaya itu bergoyang
    ke kiri dan ke kanan
    seiring hembusan angin nakal yang mengganggunya
    tiada henti

    Penuh tatap sedih
    pada sehelai daunnya
    yang terbang menjauh
    Melayang
    Dan tak kan kembali

    Sekian waktu,
    ia dihadapkan pada berbagai kesedihan
    dan kehilangan lainnya
    yang seakan tiada berkompromi

    Namun semuanya membuatnya kuat
    dan kuat setiap hari
    Tak ada yang bisa menghalanginya
    untuk mencapai titik tertinggi
    Langit nan luas ...

    ***
    Ingat bahwa selain hari ini, aku juga dulu pernah sedih. Setelah sedih itu, aku juga ngalami saat-saat bahagia lagi. SubhanAllah ternyata saat-saat sedih itu hanya sedikit kalau dibanding saat bahagia. Alhamdulillah aku diberi banyak nikmat. Keluarga yang baik n bahagia, ortu, abang2, n adik. Adik sepupuku saat ini sedang UN, moga berhasil sis. Teman2 yang juga baik-baik.

    ***
    Aku nemu sebuah foto, foto yang merekam saat-saat seru n lucu dengan teman-teman. Lagi ngapain tuh? Itu foto di pintu sebuah container di Belawan, pelabuhan lautnya Medan. Saat-saat sebelum masuk ke dalam container. Ngapain? Iseng aja. Ternyata di dalam gelap, ga bisa buat baca buku. Hehehhe... Di dalamnya sempat foto juga, tapi ga ku-scan. Abis, fotnya keren sih :P . Ayo, aku yang mana? Ga ada yang pake kacamata kan? Emang, saat itu aku pake softlens.

    ***
    Kalau lagi sedih, aku juga sedikit memanjakan diri dengan melakukan hal yang saat itu pengen banget aku lakukan. Tapi, kalau ga bisa, ga ada waktu, cukup dengan mengingat saat terakhir aku melakukakannya. Saat ini aku ngingat waktu ke Sibolga, Pantai Pandan. Airnya bening banget, pasir putih, n makanan lautnya yang enak. Asiknya bermain air. Ciprat cipraaat... Ngumpulin rumah kerang. Kerangnya udah ngabur. Ketawa ketiwi... Oh ya, Sibolga itu cukup jauh dari Medan. Kalau naik plane sih sebentar, kira-kira 15 menit. Kalau jalan darat, naik mobil, dari Medan kira-kira 10 jam, dari Tarutung kira-kira 4 jam, dari Sipirok kira-kira 3 jam, dari Psp kira-kira 2 jam. Kalau jalan darat cuma 15 menit, saat ini juga aku pergi kesana ^_^ Pengen juga main salju tapi hari lagi dingin (menudng), bisa-bisa aku flu. Cari penyakit namanya. Kayaknya asik nih main salju saat ini. Brrr...... Liat suasana cuaca aja deh.

    ***
    Liat blog temen2, lagi ada 'wabah' buka-bukaan isi tas. Ikutan, engga ya .... ^_^ Tapi, isi tasku biasa aja, ga ada bomnya :D Ikutan aja deh.

    Yang umum : dompet, ponsel, buku bacaan (ga berani bawa al-Quran karena kadang aku bawa tas ke dalam toilet), agenda/notes beserta pulpen, tissue, minyak kayu putih (obat pusing n mual2ku), flash disk, disket, payung, kadang bawa mukena.

    Kalau lagi survey lokasi : meteran, kamera, kertas, papan alas, pinsil, penghapusan, buku-buku yang berkaitan dengan arsitektur n interior.

    Kalau lagi jadi tukang disain web : laptop (masih minjem tapi ^_^)

    Ga ada cewek2nya banget kan, misalnya bawa bedak. Tapi, bentuk tasku udah cewek banget kok, jadi no problem lah.

    ***
    Dan akhirnya, aku pun tersenyum lagi. Btw, pagi ini indah ya? (Lah, barusan yang lagi sedih tuh siapa? Ah, sudah lupa tuh :P)

    4 Komentar:

    Anonymous Anonymous berkata...

    rini ga da di pic ntu, rini yg moto-nya yak? heuheuheu
    tebakan ak rini yang pake jilbab paling belakang :)

    isi tasnya ga da yg aneh.....
    rini suka ke toilet? pasti sering BAB alias "meting" heuheuheu.... :)

    19 May, 2006 16:34  
    Anonymous Budi berkata...

    Di FS nga ada fotonya juga..kalau di blog ada nga?

    21 May, 2006 07:45  
    Anonymous Anonymous berkata...

    di blognya dl pernah ada loh... aku punya fotonya.
    ada yg mau?

    :P

    ---anonymous

    24 May, 2006 12:07  
    Anonymous anonymous only :) berkata...

    punya juga foto rini dari myquran + FS dia :D :D :D :D

    31 May, 2006 08:48  

    Post a Comment


    Saturday, May 13, 2006

    Telpon-telponan

    [ver 1.2]
    Sejak beberapa minggu lalu, aku pengen denger suara temen-temen akhwat myQer. Ada yang sudah pernah denger suaranya seperti teh Ela n Hnim.

    Yang berhasil ditelpon:
    Hnim, Annis Liani, Nora, Nisa, Entin, Ela, Ayu, Rien, Izti, Dea Fitrie.
    Ada yang bilang kalau suaraku mirip dengan suara Hnim. Masa sih? Tapi, memang kakak-adik wajar suaranya mirip, ya kan? ^_^ Kalau suara bolehlah mirip tapi masa logat juga mirip, bedalah, bah, hehehhe....

    Hnim. Udah 2 kali ngobrol di confrencenya. Yang pertama minggu (7/5). Kita berempat (nelpon Nora tapi ga nyahut orangnya), Hnim, Ayu, Nisa, n aku. Seru juga, cekikikan melulu, hihihi. Confrence kedua kemarin (11/5), bertiga aja, Hnim, Ayu, n aku. Nisa udah berangkat dinas. Kali ini lebih banyak yang diomongin, ga sekedar ketawa2 melulu... Wah, seru banget lah. Ditunggu telpon confrence berikutnya ya miling... ^_*

    Waktu nelpon Liani, katanya ada suara2 di telpon, rame. Wah, padahal kamarku saat itu lagi sepi, ga ada suara. Wah.. Apa tuh, hehhehe....

    Nora, sebentar aja nelponnya. Keputus. Ponselnya Nora lobat, jadi mati sendiri. Lain kali ya Nor, kalau ada kesempatan. InsyaAllah.

    Nisa, bu bidan yang masih kuliah ini seru juga ngobrol dengannya. Rame...

    Entin masih dengan 'doanya' itu. Doa yang udah ada sejak (kapan ya?) pokoknya dah lama deh (tahun lalu, sebelum puasa kayaknya). Apakah doanya Entin terkabul? Kita liat aja nanti. Apa doanya Entin? Ntar aja dibuka kalau doanya terkabul, kalau engga terkabul, ya.... Gitu deh hehehhe... Amiin (atas doanya Entin). Tapi, malah udah lebih dari sekedar doa, Entin udah ke action, wah .. ... ..... Semangat bener :P

    Teh Ela. Lumayan banyak yang diceritain. Bandung banyak juga kegiatannya, euy. Kirim dong akomodasi ke aku, biar aku bisa ikutan. Ntar di sana aku bisa buat acara jumpa fans. Peace ... Hehehhe...

    Ayu. Belum sempat ditelpon sih, tapi udah 2 kali ngobrol lewat confrencenya miling, hehhehe... Kita masih kirim SMS aja ^_^

    Alhamdulillah, tadi malam (12/5) berhasil nelpon Rien. Tapi karena pulsaku lagi sekarat (maklum pake prabayar). jadi deh telponnya cuma sebentar, ga sampe 2 menit. Katanya hari ini mau ke walimahan Emi... Baraakallah atas pernikahannya. Ada kabar baik, Rien berkata berusaha bisa hadir ke walimahanku di Medan nanti, asiiik... (jadi semangat nih ^_* tapi kapan ya? hehhehe...)

    Barusan, berhasil nelpon Izti (20/5). Emang beneran rame n seru nih ukhtiy. Moga usahanya berhasil ya...

    Berhasil juga nelpon Dea Fitrie (20/5). Wah, nelponnya lama banget, 26.51. Hehehhe.. tercatat yang paling lama berhasil ditelpon. Gak papa deh. Lagian, Dea mau kok nemeni aku jalan2 ntar ke Jakarta, mungkin ke walimahannya Farida. Hmmm, dapt ijin ga ya.... Moga iya.

    Yang belum berhasil ditelpon:
    Rahmah, Oryza, dll.

    Rahmah, nomernya ga pernah aktif. Oryza baru tadi pagi ditelpon n masih ga diangkat. Kita tunggu kabar selanjutnya ^_*

    Beberapa temen yang udah nikah ga berani ditelpon (seperti Lili, fitri, ummu hanum/mba tiwi, dll), takut mengganggu. Abis, nelponnya pagi subuh atau lewat malam ^_^ Pengen juga nelpon Mba Dayna di Kuwait. Kejauhan kali ya ... Berapa tuh ya biayanya?

    Ada lagi yang mau ditelpon? (khusus akhwat :P)

    15 Komentar:

    Anonymous sha berkata...

    psttt, aku dulu pernah jadi akhwat MQer loh tahun 2000-20003, nicknya dulu kultsum :)..

    14 May, 2006 20:41  
    Anonymous Anonymous berkata...

    kirain cowo juga bisa ikutan hehehe...

    afwan canda kok... :P

    memang apa yang dirumpiin ma akhwat subuh2 begitu?

    mode >> bingung..

    15 May, 2006 12:23  
    Blogger rini as berkata...

    @sha.. jamannya mba ade... kangen....
    mau ditlp juga? bisikin ya nomernya.

    @ano
    banyak deh yang dirumpiin, soal jadwal kegiatan, udah mandi apa belom, udah bangun atau masih ngimpi, hihihihi....

    15 May, 2006 14:42  
    Anonymous Anonymous berkata...

    rin, tlp mu masih yang dulu ga?

    dah mandi? dah bangun? wah2.. aneh2 aja para akhwat kalo ngerumpi.. hehehehe..

    15 May, 2006 16:30  
    Blogger rini as berkata...

    Di atasku, siapa nih, halo .. salah sambung ga ya :D
    Aku ga suka ganti2 no tlp selama ga pindah lokasi.
    Emang tau no hpku, yeee, serasa aja....

    @sha, kenapa udah ga join lagi di myQ. gabung yuk, sibuk ya di kafe muslimah?
    Salam ma mba ade ya kalau ketemu... kangen...

    15 May, 2006 16:59  
    Blogger .:.A m e e.:. berkata...

    hmm....awas yah..amee gak ditelpon.....*cemberut*
    hehe..joke ah rin....kapan2 deh kalo pas OL...eh ID amee ganti loh...add yah di ameeratuljannah@yahoo.com

    15 May, 2006 20:47  
    Anonymous Anonymous berkata...

    rini, tau dunk

    salah sambung? tar deh coba kapan kapan ajah.....

    rumpi akhwat pagi hari? serem juga.... :)

    16 May, 2006 12:12  
    Blogger rahmah berkata...

    ama lom berhasil ditelpon ya? hehehe.. susah sih..

    18 May, 2006 11:26  
    Blogger rini as berkata...

    @amee, ada nomer yang angka awalnya +62 ..? :D
    idnya dah ku-add. idku: a_rinii
    **
    amunisi dah diisi, misi telpon2an akan berlanjut. Korban udah dihubungi n akan direalisasikan besok pagi. insyaAllah...

    19 May, 2006 13:37  
    Anonymous Anonymous berkata...

    ak koq ga kebagian di tlp? :) :)
    padahal rini punya no ak :D

    19 May, 2006 16:29  
    Blogger rini as berkata...

    yang di atasku, nomernya berapa ukh? :P
    **
    @ama, nomernya dah ganti ya?

    20 May, 2006 07:30  
    Anonymous Anonymous berkata...

    rini aku gak usah ditelp gpp deh, aku minta hp nya aja... soalnya hp ku udah ilang dicopet...

    ---anonymous

    24 May, 2006 12:18  
    Anonymous Anonymous berkata...

    walau udah nikah, aku juga mau dong ditelpon hiks
    kita kan shalat subuh masa belum bangun sih, kecuali tidur lagi hehehehehe

    02 June, 2006 13:16  
    Anonymous li4ni berkata...

    Kak...benaran kok waktu telp Lala...kedengarannya rame bgt :D kirain kk lagi di rel kereta api :P

    11 June, 2006 09:22  
    Anonymous fitri berkata...

    aku juga mau dong rin ditlp.. masa' sms terus, dijamin gak ganggu kok :D

    01 August, 2006 14:09  

    Post a Comment


    Tuesday, May 09, 2006

    Doa Siang ini

    "Balqiiis, hati-hati," tiba-tiba seorang ibu berteriak penuh khawatir pada anaknya yang berlari-lari menuju tangga escalator. Setelah si ibu berhasil meraih Balqis, dua anaknya yang lain ikutan berlari-lari di sekitarnya. Akhirnya, jelas ibu muda itu kelimpungan menghadapi ulah anak-anaknya.
    Tak jauh dari mereka, ayahnya tenang-tenang saja. Sebelumnya, dua anaknya berdiri di dekatnya. Sang ayahpun dengan santai terus berjalan ke arah tangga tanpa memperdulikan kerepotan istrinya dalam melindungi anak-anaknya agar tak jatuh dari tangga.
    Aiiih..... teganya :(


    **

    Itulah sebuah kejadian yang kulihat di sebuah plaza si Medan.
    Kenapa ya ada suami / ayah yang seperti itu? Seharusnya dialah yang menjadi pelindung bagi keluarganya.
    Berdoa dulu ah, supaya aku ga dapat suami yang ga berperasaan seperti itu.
    Semoga.....
    Amiin...

    3 Komentar:

    Blogger Hnim berkata...

    amiiin... :)
    hnim jg ga mau dpt sprti itu [-(

    09 May, 2006 16:37  
    Anonymous sha berkata...

    gk mau jg ah dpt yg spt itu.. *ikutan berdoa* :D hehe

    iya tuh sering banget liat bapak2 yg gk sensitif, kadang anak nangis dibiarin, padahal istri sdg sibuk atau bahkan sedang sholat!

    10 May, 2006 19:02  
    Blogger rini as berkata...

    @hnim n sha
    amiin...

    12 May, 2006 13:25  

    Post a Comment


    Friday, May 05, 2006

    Ini Medan, Bung (2)

    Cerita-cerita tentang Medan. Dulu, sekitar akhir tahun 1800-an, ada seseorang yang cukup berpengaruh dalam perkembangan Kota Medan, namanya Tjong A Fie.

    Tjong A Fie seorang perantau dari Moy Hian (Kheh) Canton, China. Ketika masih muda, ia dan abangnya berlayar dan mendarat di Kampung Laboean (sekarang namanya Labuhan) pada tahun 1870. Sampai di Medan, ia membuka kedai yang bernama Bun Yong Tjong yang melayani kebutuhan kuli China daratan. Kedainya ramai dikunjungi dan hasil penjualannya terbilang besar. Hal ini yang membuatnya cepat menjadi kaya raya.

    Saat itu, Medan masih kampung kecil yang berada di antara Sungai Babura dan Sungai Deli. Di kampung kecil inilah, Tjong A Fie membangun rumah yang waktu itu bernama Tepekongstratt atau Kesawan. Sekarang namanya Jalan Ahmad Yani. Kawasan ini berkembang menjadi pusat bisnis di Medan, sekitar tahun 1876. Tjong A Fie tidak hanya pandai berbisnis tetapi juga mahir membangun hubungan baik dengan Sultan Deli. Waktu itu kesultanan memberikan konsesi tanah kepada Belanda di bawah bendera Deli Maatschappij, sebuah perkebunan milik Belanda. Akhirnya, ia dianugerahi pangkat Letnan Dua pada September 1885. Jabatan ini sekaligus mengukuhkan bahwa A Fie adalah kepala orang-orang China di Tanah Deli. Tjong A Fie banyak menyumbang untuk kota ini di antaranya adalah menyumbang jam besar di Balai Kota (lama) pada tahun 1913. Membantu pembangunan Masjid Raya Al-Mashun.

    Tjong A Fie meninggal tahun 1921. Anak-anaknya tidak memiliki pamor sepertinya. Tjong A Fie meninggalkan sebuah bangunan yang cukup bersejarah di Medan, sebuah kediamannya yang berada di Jalan Ahmad Yani. Gedung ini menyisakan jejak sejarah bagi Kota Medan, bahwa keberadaan orang Tionghoa di Medan adalah juga sejarah keberadaan kuli kontrak, terutama di bidang perkebunan. Sejarah mencatat sejak keberadaan perkebunan pertama di Tanah Deli pada saat itu sekita 300 ribuan buruh China didatangkan dari Singapura dengan kontrak kerja. Setelah kontrak dihentikan kemudian buruh didatangkan dari China dan Jawa. Cukup banyak juga yang berniat untuk mencari rejeki yang dirasakan cukup menjanjikan. Perkembangannya kemudian setelah kontrak berakhir, para kuli itu memilih tetap tinggal di Medan. Ada yang menjadi pedagang, tukang becak, goni botot, dan pekerjaan lainnya (makanya penduduk di Medan cukup beragam termasuk penduduk turunan Tamil India yang biasa disebut Orang Keling).

    Saat ini rumah ini masih dihuni oleh turunan Tjong A Fie. Rumah ini masih berisi benda-benda bernilai seni China. Sayangnya rumah ini tidak dibuka untuk umum. Aku pernah punya kesempatan untuk masuk ke dalamnya, saat menjadi panitia sebuah ajang pemilihan putra-putri pelajar se-sumut. Namun karena saat itu aku sedang sakit... yah, ga bisa berkunjung ke rumah Tjong A Fie ini. *Mode penasaran:ON

    Saat ini, rekan sejawat Tjong A Fie (sama-sama turunan Tionghoa) hampir bisa dikatakan sudah menguasai perekonomian Medan. Weleh-weleh deh. Minggu lalu sempat diskusi (tepatnya curhat) dengan beberapa pebisnis dari luar Medan. Mereka sedang mencari rekan bisnis yang mau membuka frenchise di Medan. Mereka merasa cukup heran dengan Medan, terkadang serasa di China Town ^_^ (Masa sih?) Mau nyoba main ke Sun Plaza, Thamrin Plaza, Perisai Plaza, daerah Sutomo, dan jalan Asia atau bahkan ke Merdeka Walk? Mereka sedikit curhat, mereka berharap bisa berbisnis dengan orang-orang seperti aku dan temenku. Boleh aja sih, jadi investornya ya, hehehhehe.... Kemarin ada yang nelpon katanya hampir deal dengan seseorang, ga tau 'berjilbab' atau 'tank-top'....

    12 Komentar:

    Anonymous Anonymous berkata...

    rin.. kamu tuh sub marga-nya apa? kalo diajak ngobrol pake bahasa tap-sel bisa ga? atau bisanya melayu?


    - ordinary person -

    08 May, 2006 16:18  
    Anonymous Anonymous berkata...

    numpang lewat ah... shoutboxnya lagi error tuh hehehe......

    09 May, 2006 12:46  
    Blogger rini as berkata...

    @OP, simatupang togatorop.... Pernah denger?

    09 May, 2006 13:30  
    Anonymous Anonymous berkata...

    oh belum pernah denger tuh... kayaknya ngga terkenal ya hehehehe....
    eeh bisanya bahasa apa aja? tapsel bisa ga? atau melayu aja?
    bisa bahasa planet mana aja? :P

    - ordinary person -

    09 May, 2006 16:20  
    Anonymous Anonymous berkata...

    anonymous yg diats kaya naksir rini, nga coba kenalan lebih jauh rin ;)

    10 May, 2006 12:18  
    Blogger rini as berkata...

    FYI : simatupang bukan berasal dari tapsel loh...
    tapi dari taput.

    12 May, 2006 13:33  
    Anonymous Anonymous berkata...

    rini.. tau kok simatupang dari tapanuli utara hehehehe...

    mana nih bahasa planet tapanuli utara-nya... kok ga keluar? :P

    - ordinary person -

    15 May, 2006 12:30  
    Blogger rini as berkata...

    @OP
    Emang ntar bisa nyambung kalau diajakin ngomong bahasa batak?
    Ngerti bahasa batak? Orang batak ya?

    15 May, 2006 14:47  
    Anonymous Anonymous berkata...

    ahado kabari anggi? hehehe..

    tapanuli utara ngga begitu.. kalo melayu sih boleh2 saja.. :)

    - ordinary person -

    15 May, 2006 16:34  
    Blogger rini as berkata...

    @OP, hehehhe... dapat nih ip nya :P
    hehehhe... sama dengan yang ngasi komentar di 'telpon2an'...
    ga bisa cakap batak? makanya belajar. ntar kalau udah bisa, ajarin aku ya, hehehhe...

    15 May, 2006 16:56  
    Anonymous Anonymous berkata...

    kekekeke...... tebak ada dimana coba? kalo link IP JKT itu nyengaja, karena pake proxy jkt, sedangkan lokasi ak beda tempat kekekeke....

    - ordinary person -

    16 May, 2006 08:33  
    Anonymous Anonymous berkata...

    ada yang lupa, settingan rute internet begini:
    IIX jkt ------- main office ------ branch
    ip: x.x.x.x

    nah ak pake proxy server mengarah ke IIX jkt (ISP-nya) , sedangkan lokasi ak berada bukan dikota itu kekekeke...

    hacker juga manusia, punya rasa punya cita..... nyambung ga ya lagunya? kekekeke...


    - ordinary person -

    16 May, 2006 08:35  

    Post a Comment


    Monday, May 01, 2006

    Hujan

    tik tik tik bunyi hujanSaat ini Medan sedang diguyur hujan. Bagaimana yang sedang demon hari ini ya? Aku bukan mau cerita tentang demon buruh kok.

    Tik tik tik, bunyi hujan. aku suka hujan. Suaranya, aromanya, suasananya. Seakan-akan hujan membasahi bumi untuk membersihkan bumi, untuk menghapus dosa-dosa yang telah kita perbuat. Gemuruhnya dan gunturnya mengingatkan kita tentang di atas sana. Orang-orang yang takut akan suara gemuruhnya akan kembali tercekat atas apa yang telah ia perbuat selama ini. Orang yang tidak takut akan 'galak'nya alam, wah, tak tau lagi mau berkata apa. Hawa dinginnya terasa menyejukkan walau sering membuat manusia terserang sakit flu. Saat yang paling kusuka adalah saat hujan telah berhenti. Saat itu, aroma tanah basah sangat tajam tercium. Hmmmm, segar sekali, seakan dosa-dosa juga sudah tercuci. Bumi kembali bersih. Tapi, tak lama lagi akan kotor kembali dengan berbagai polusi. Dan saat, itu kita akan kembali rindu pada hujan.

    "Jika kamu berbuat kebaikan (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat kejahatan, maka (akibatnya) bagi dirimu sendiri." (QS. al-Israa': 7)

    2 Komentar:

    Anonymous Anonymous berkata...

    hujan....??
    banjiiiiir.....

    02 May, 2006 15:54  
    Anonymous Anonymous berkata...

    so nice......


    -- FS --

    03 May, 2006 16:28  

    Post a Comment


    Perilaku Seindah Az-Zahrah


    Free Islamic Blogger Skin



     

    Free Web Counter
    ^semua hak guna rini @ 2007^